Senin, 06 Juni 2016

SECRET ADMIRER

Hayblog. Kamarin tanggal 4 juni, ilda ultah lo. Sebenernya sih aku mau ngsih sesuatu buat ilda tapi bingung cara ngasihnya gimana. Kalo barangnya sih aku mau nge-popart-in mukanya yang pake baju kebanggaannya. Tapi apa mungkin aku ngirim ke email yang mungkin bisa aku cari di youtube/twitter yang aku bikin pake akun bodong.

Tapi aku kan sayang sama ilda jadi aku gak mau bikin bingung ilda. Tentang siapa yang ngirim. Aku tadi juga buka youtube trus liat draw my story nya alit tentang SECRET ADMIRER. Ya mungkin aku lah sang SECRET ADMIRER untuk ilda. Untungnya aku belum bikin ilda bingung.

Aku jadi SECRET ADMIRER gak cuma sama ilda aku pernah nglakuin sama mantanya ilda namanya ahma. Sebenarnya aku cuma pingin bantu ahma move on dari ilda tapi itu seharusnya gak usah aku lakuin. Ahma juga bisa move on dari ilda tanpa bantuan ku. Aku terus chat/ask ahma lewat aplikasi ask.fm . Aku pernah ngasih tau tentang siapa aku lewat teka teki LEONSA. Tapi ahma gak bisa jawab sekarang udah 2 bulan kayaknya aku ngak ask ahma lagi.

Aku ngak nge ask ahma lagi karena mungkin dengan aku gak nge ask selama 2 bulan ahma sudah melupakan aku. Kalo aku nge ask lagi kasihan ahma jadi ingat aku lagi. Aku udah ngeganggu hidup ahma denagn menjadi SECRET ADMIRER.

Aku gak bakal jadi SECRET ADMIRER untuk ilda. Ya aku gak tau bisa jaga omongan ku apa enggak.

"Menjadi SECRET ADMIRER menyanangkan bagimu, tapi menyakiti baginya" -leonsa

Senin, 23 Mei 2016

UNTUKMU, CINTA PERTAMAKU


Hujan...

Entah kenapa aku merindukan saat-saat hujan. Hujan memberiku banyak inspirasi, imajinasi akan sesuatu yang sepertinya tidak akan mungkin terjadi. Hujan mengingatkan aku akan sebuah memori. Memori yang mungkin takkan ku lupakan seumur hidup ku. Memori yang amat sangat berharga, yang tak ternilai harganya. Bahkan jika ditukar dengan sekarung emas/berlian, itu pun tidak cukup untuk membeli sebuah kenangan.

Tak terasa, waktu berjalan begitu cepat. Banyak sekali waktu yang telah ku lalui. Entah kenapa, hidup ini terasa hampa. Aku sendiri pun tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Terkadang aku merasa sepi di tengah-tengah keramaian. Aku merasa sepi, walau aku berada di tengah semua temanku. Teman yang selalu ada untuk ku. Teman yang sangat ku cintai. Aku ingin seperti mereka, hidup tenang tanpa masalah.

Hujan…

Mengingatkan aku akan sebuah kenangan. Kenangan yang teramat sangat pahit bagiku. Kenangan yang ku simpan sendiri di dalam kalbu. Ku simpan kenangan itu, dengan rasa penyesalan yang teramat besar. Ingin rasanya ku ungkapkan pada semua orang, apa yang selama ini aku rasa. Perasaan bersalah, yang mungkin tidak mudah untuk di maafkan.

Alunan musik mengingatkan ku akan kejadian di masa lalu. Saat pertama kali kita bertemu. Alunan musik yang indah, membuat aku tertarik untuk mencari tahu siapa kamu sebenarnya. Siapa kamu ? Siapa kamu sebenarnya ? Pertanyaan yang terus-menerus menghantui ku. Pertanyaan yang selalu terngiang di dalam pikiran ku.

Butuh waktu lama untuk mencari tahu semua itu. Berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Itu pun belum cukup untuk menjawab semua pertanyaan itu. Hingga akhirnya, Tuhan mempertemukan kita. Tuhan menyatukan kita dalam sebuah hubungan. Hubungan persahabatan yang selama ini aku inginkan.

Entahlah , mungkin Tuhan punya rencana lain di balik semua ini. Rencana yang indah, yang akan menjadi sejarah perjalanan hidup ku. Tiba-tiba hidupku menjadi berwarna. Awan badai yang selama ini menyelimuti ku, seketika berubah menjadi cerah, ceria seperti sebuah pelangi yang indah. Seindah hubungan persahabatan kita.

Apakah kamu tahu apa yang aku rasakan ? Apakah kamu tahu apa yang aku pikirkan ? Aku harap kamu mengetahuinya. Aku bahagia bisa menjadi sahabat mu. Aku sangat bahagia, karena  Aku  bisa mengenalmu.

Kamu adalah sahabat yang paling istimewa. Belum pernah sebelumnya aku menjumpai seorang sahabat sepertimu. Seorang sahabat yang mungkin tak akan pernah ku temui di tempat lainnya. Lagi lagi aku merasakan kebahagiaan. Kebahagiaan karena aku bisa lebih lama melihatmu dan  menatapmu. Sekali lagi, Aku sangat bahagia karena bisa mengenalmu.

Tak terasa, sudah 3 bulan lamanya aku mengenalmu. Aku merasakan perasaan yang sangat manis di antara persahabatan kita. Tiba-tiba, perasaan aneh mulai menyelimuti diriku. Ada yang aneh di dalam diriku. Entahlah… mungkin ini hanya perasaanku saja.

Masa remaja, adalah masa di mana seseorang mulai tertarik kepada lawan jenisnya. Masa di mana emosional kita belum stabil dan lain sebagainya. Aku sering merasakan ada hal yang aneh dalam diriku. Ingin rasanya aku ceritakan apa yang sedang aku rasakan. Tapi, pada siapa ? Pada siapa akan ku ungkapkan perasaan ini ?

Semakin lama, perasaan aneh ini sulit untuk ku kendalikan. Senyummu, raut wajahmu, serta suaramu selalu terngiang di dalam otakku. Mereka selalu menghantui ku. Kemana pun aku pergi, setiap waktu, selalu kamu yang ada di dalam pikiranku.

Tunggu .. Apakah ini cinta ? Apakah yang aku rasakan ini benar-benar cinta ? Apakah aku benar-benar mencintainya ? Oohh… ayolah, jangan buang waktu untuk hal yang tidak penting seperti ini.
Aku berusaha melupakan hal itu. Aku berusaha menghapus perasaan yang tak pantas Aku rasakan. Aku mencoba sekuat tenaga  yang  Aku bisa. Walaupun berat, akan terus ku coba. Aku harus menutupi perasaan ini, jangan sampai ada yang tahu apa yang Aku rasa.

Awalnya, Aku pikir berhasil. Senang rasanya bisa menyingkirkan perasaan itu, walau belum seluruhnya. Tiba-tiba, tanpa  Aku sadari ternyata temanku merasakan hal yang sama denganku. Merasakan perasaan yang sama kepada orang yang sama. Seseorang yang selama ini Aku sukai. Terkejut ? Aku sangat terkejut mendengar semua itu. Aku tetap menyimpan rahasia kecilku, Aku tak ingin ada yang tau. Walau sebenarnya, Aku lah yang mencintainya terlebih dahulu.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Akhirnya aku mendengar sebuah kabar baik. Kabar baik untuk mereka. Mereka sudah resmi berpacaran. Mereka sudah resmi  menjalin hubungan yang satu tingkat lebih tinggi dari persahabatan. Sebaliknya, Aku mendapat kabar buruk. Mereka bersuka cita, tanpa ada yang tahu apa yang sedang Aku rasakan. Hati ku patah, bahkan hancur berkeping-keping mendengar itu semua. Aku berusaha tegar, Aku bersikap seolah-olah tidak ada yang terjadi. Aku ikut senang di depan mereka, walau rasanya teramat sangat sakit. Aku bahagia, untuk menghormati hubungan persahabatan ku dengannya.

Cemburu ? Haha… Aku sadar, Aku bukan siapa-siapa. Bahkan, Aku tak berhak mempunyai perasaan itu. Ingin rasanya aku pergi ke tempat yang sangat jauh. Aku akan berteriak sekeras mungkin, untuk memberitahukan pada angin, burung dan lain sebagainya. Aku ingin mengungkapkan kepada mereka  apa yang selama ini Aku rasa.

Akhirnya ku putuskan saja untuk menjauh darimu. Aku putuskan untuk menghapus memori indah tentang mu. Akan ku lupakan semua hal yang berhubungan denganmu. Mungkin ini perjuangan yang terberat dalam hidupku. Sebuah perjuangan untuk melupakan dirimu. Terkadang apa yang kita harapkan tak sesuai dengan kenyataan. Ternyata Tuhan menghendaki kita hanya  dalam hubungan persahabatan, tak lebih dari itu.

Suatu hari, tanpa Aku sadari, Aku membuat suatu kesalahan besar. Kesalahan yang membuat mereka semua tahu, bahwa Aku mencintaimu. Aku merasa sangat menyesal, kenapa ku lakukan itu. Rahasia yang kusimpan baik-baik, sekarang sudah bukan menjadi rahasia lagi.

Tak lama setelah itu, Aku mendengar sebuah kabar buruk tentang mereka. Mereka tidak lagi bersama, entah kabar itu baik atau buruk untukku. Seketika itu Aku merasakan penyesalan yang mendalam. Apakah Aku yang menyebabkan semua ini ? Apakah Aku yang membuat hubungan mereka hancur ?
Ingin rasanya ku ungkapkan itu semua. Tapi Aku tak mampu, Aku tak bisa. Aku tak tahu bagaimana caranya. Hingga ku putuskan untuk menjauh darimu dan keluar dari hidupmu. Ingin rasanya aku menangis, ingin rasanya ku ungkapkan semua. Semuanya, rasa penyesalan yang selama ini Aku pendam.
 
Berat rasanya, melupakan itu semua. Semua kenangan yang telah kita lewati bersama. Rasa malu yang teramat besar, yang membuat Aku selalu menghindar darimu. Aku tak berani menatap mu, bahkan menyebut namamu saja Aku tak mampu.

Rasa penyesalan yang teramat besar, terus menghantuiku. Selalu terngiang dalam otakku. Aku takut, sangat takut. Aku takut semua orang membenciku, Aku takut semua orang pergi  menjauhi ku karena itu. Ingin rasanya ku buang rasa takutku jauh-jauh.Aku pikir, jika aku mencari penggantimu, semua masalah akan selesai begitu saja.  Tetapi, semuanya tidak seperti yang aku harapkan. Mencari pengganti mu hanya memperkeruh keadaan.

Berbulan-bulan, aku mencoba melupakanmu. Tapi, tetap saja tak bisa,mungkin tak akan pernah bisa. Selama itu juga, aku hanya bisa melihatmu dari jauh. Aku selalu menyebut namamu dalam setiap doaku. Aku ingin kamu bahagia, walaupun tidak denganku. Aku ingin kamu bahagia bersama orang yang kamu suka. Seseorang yang bisa membuat kamu bahagia. Seseorang yang memang pantas untuk bersamamu.

Tak terasa, sudah 2 tahun lamanya Aku mencoba melupakanmu. Memang belum berhasil,tapi akan terus ku coba. Ingin rasanya, aku berada di sampingmu seperti dahulu. Tapi, sekarang kamu pergi. Bahkan, Aku tak tahu di mana kamu sekarang. Apakah kamu pergi untuk menjauh dariku ? Apakah kesalahanku tak bisa di maafkan ? Salahkah jika Aku berharap bisa bertemu lagi denganmu ?
Andaikan waktu bisa terulang kembali. Akan ku ubah jalan cerita ini. Akan ku ubah sikapku menjadi lebih baik, agar tidak ada lagi orang yang tersakiti olehku.

Jika Tuhan mempertemukan kita kembali. Akan ku jelaskan semuanya padamu. Akan ku jelaskan alasan ku berbuat seperti itu padamu. Terima kasih kau telah mengajarkan aku segalanya. Terima kasih karena kau telah mengajarkan Aku tentang indahnya persahabatan. Terima kasih juga, karena kau telah mengajarkanku apa arti cinta yang sesungguhnya.

Maafkan aku, karena sampai saat ini Aku belum bisa melupakanmu. Maafkan Aku, karena aku selalu mengusik kehidupanmu. Maafkan Aku, atas semua kesalahan yang pernah ku lakukan padamu. Maafkan Aku, karena Aku pernah menganggap mu lebih dari sebatas teman. Maafkan Aku, karena Aku pernah mencintaimu.

Aku berharap suatu saat nanti, kamu bisa membaca ini. Membaca sebuah tulisan tentang perjalanan hidupku. Karena, kupersembahkan ini hanya untukmu, My First Love.

Writer : ratnarahayu232@gmail.com

Minggu, 22 Mei 2016

Pernah gak sih lo berfikir kaya gini tentang makhluk luar angkasa

Pernah gak sih lo berfikir kaya gini tentang makhluk luar angkasa?

Sebelumnya untuk menghemat energi, Makhluk Luar Angkasa kita singkat menjadi MLA, dan kita berfikir kalau MLA itu benar benar ada

1. Badan antariksa sibuk mencari tau tentang MLA, tetapi MLA sibuk mencari tau tentang kita gak ya?
2. Teknologi MLA sama manusia canggihan mana?
3. MLA pake baju gak?
4. MLA baik atau jahat?
5. MLA punya agama?
6. MLA mau berteman dengan kita?
7. Kalo kamu ketemu MLA hal apa yang ingin kamu lakukan?
8. Kita bisa ke planetnya MLA gak?
9. MLA sekolah gak?
10. Kalau kita bisa ketemu sama MLA kita berkomunikasi sama MLA pake bahasa apa?
11. MLA kehidupannya sama kaya manusia gak sih? Mesti belajar, makan, olahraga, diet dan lain-lain
12. Kira kira siapa yang akan melihat MLA pertama kali?
13. Kalau kita dijadiin budak sama MLA gimana? Atau MLA yang akan kita jadikan budak?
14. MLA berkeluarga?
15. Percaya gak sih adanya MLA

HAYBUK, selasa, ... mei 2015

Siapa sih nih orang?

Seseorang yang lahir dari keluarga sederhana, tidak punya cita cita tetapi mempunyai 1 juta mimpi yang harus dicapai sebelum tuhan berkata "sayang waktunya pulang"